Dampak Kenaikan Harga Susu Kemasan

06 Juli 2007, 18:12:11, Laporan Iping Supingah

suarasurabaya.net| Harga susu sapi segar di tingkat peternak di Kabupaten Malang, Jatim mulai merangkak naik, mengikuti kenaikan harga susu kemasan yang beredar di pasaran saat ini.

ELIKA, satu diantara peternak susu sapi perah, pada Antara di Malang, Jumat (06/07), mengemukakan, kenaikan harga susu kemasan yang terjadi saat ini membawa berkah tersendiri bagi peternak sapi perah.

“Harga susu segar naik sejak awal Juli lalu. Kenaikannya mencapai Rp500 per-liternya. Harga sebelum ada kenaikan Rp2.500 kini menjadi Rp3.000 per-liternya,” ujarnya.

Menurut dia, dari 10 ekor sapi perah yang dimilikinya saat ini dapat menghasilkan susu segar sebanyak 141 liter perharinya. Proses pengambilan susu segar dilakukan sehari dua kali, yaitu pada pagi hari dan sore hari.

Susu segar yang dihasilkan dari peternakannya disetorkan ke pengepul, dalam hal ini disetorkan pada KUD Sumber Makmur Ngatang, Kabupaten Malang.

SYAKUR KULLU Kepala Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Kab. Malang mengemukakan, pihaknya menyambut baik kenaikan harga susu segar di tingkat petani.

Namun, pihaknya berharap, produsen bisa menerima seluruh susu yang dihasilkan oleh pertani, terutama dari Kab. Malang.

“Kenaikan harga susu tidak sama, tergantung dari kualitas susu yang dihasilkan peternak. Semakin baik kualitasnya, semakin tinggi harga jualnya,” paparnya.

Menurut dia, kenaikan harga susu segar membawa dampak positif bagi peternak. Pasalnya, harga susu kemasan di pasaran juga terus merangkat naik, sehingga peternak akan mendapatkan keuntungan lebih dibanding dengan harga jual sebelumnya.

“Sebetulnya, kalau dibandingkan dengan harga susu kemasan di pasaran, kenaikan susu segar masih kurang. Harga ideal untuk susu segar saat ini adalah kisaran Rp3.500 per liternya,” ucapnya.

Produksi susu segar untuk Kabupaten Malang mencapai 220 ton per-hari. Susu tersebut dihasilkan oleh beberapa koperasi di bawah naungan Diskoperindag dan dari petani susu di luar koperasi.

Sentra peternak sapi perah di Kab. Malang berada di daerah Ngantang, Pujon, Dau, dan Turen. Koperasi di daerah tersebut juga sudah memproses susu segar menjadi susu siap minum dengan sistem pasteurisasi yang saat ini menjadi konsumsi masyarakat Malang Raya.(ipg/ipg)

Teks Foto:
– Harga susu segar ikut naik, untungkan peternak susu sapi perah.
Foto: Dok. suarasurabaya.net

No comments yet

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: