Bank Saudara Fokus Kredit UMKM

infoanyar.com;Sabtu, 10 Nopember 07 – oleh : admin

JAKARTA – Bank Himpunan Saudara, yang biasa dikenal dengan Bank Saudara, memfokuskan penyaluran kredit ke sektor usaha mikro kecil dan menengah (UMKM).

Untuk itu, perseroan mengembangkan usaha sapi perah di Jawa Barat, Jawa Timur, dan Jawa Tengah. ”Total kredit UMKM yang sudah disalurkan perseroan mencapai Rp20 miliar. Sedangkan sejak 2003, kredit yang disalurkan mencapai Rp30 miliar,” ujar Direktur Utama Bank Saudara Farid Rahman di Jakarta kemarin.

Menurut Farid, perseroan cenderung bukan pada sektor korporasi, melainkan UMKM. Untuk itu, perseroan memperhatikan pengelolaan susu sapi perah di Jawa Barat. Sedangkan untuk 2008, pengembangan dilakukan baik di Jawa Tengah maupun Jawa Timur.

“Kredit tahun 2008 diharapkan tumbuh 30%, sedangkan kalau di riilnya sekitar 37%”, harapnya. Farid menuturkan, modal perseroan hingga kuartal III mencapai Rp157 miliar. Sementara posisi kredit konsumsi termasuk di dalamnya dana pensiun, pegawai, dan pekerja pada kisaran Rp41 triliun, atau naik 90% per September 2007.

Farid menambahkan, indikasi performa per September 2007 lebih baik dibandingkan tahun sebelumnya. Indikasi tersebut adalah laba mencapai Rp1,4 triliun, sedangkan return on quity (ROE) perseroan mencapai 12%. Pada saat bersamaan, Bank Saudara akan mengoperasikan layanan kustodian untuk surat berharga.

Perseroan sudah mendapatkan izin resmi dari Badan Pengawasan Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (Bapepam-LK) melalui Surat Keputusan No: KEP-01/BL/Kstd/2007 per 17 September 2007. Salah satu petinggi Bank Saudara, Sadhana Priatmadja, mengatakan bahwa pangsa pasar kustodian akan berawal dari Medco Group.

Sementara tujuan pengoperasiannya adalah untuk meningkatkan fee based incomeyang akan diperoleh dari jasa penyimpanan surat berharga dan penyelesaian transaksi. Ditargetkan, fee base income per tahun mencapai Rp2. “Melalui jasa bank kustodian, perseroan berusaha menarik masyarakat ke dalam instrumen negara seperti ORI, SUN, SBI”, tandas dia.

Menurut Sadhana, sebagai Bank Saudara kustodian, perseroan mengutamakan pengelolaan terhadap portofolio reksa dana dan dana kelolaan yang disamakan dengan unit penyertaan terhadap penghitungan nilai aktiva bersih. Selain itu, penyimpanan surat berharga (saham dan obligasi), penerimaan, dan pengiriman surat berharga yang ditujukan kepada nasabah tanpa bukti pembayaran.
sumber:www.seputar-indonesia.com

No comments yet

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: